Keamanan dan kepercayaan
Apa yang dijaga Genba, dan bagaimana Anda bisa memeriksanya.
Kendali yang dijalankan oleh sistem, bukan hanya ditulis di kebijakan.
Di mana data disimpan
Pada paket dihosting, data tersimpan di Google Cloud wilayah Jakarta (asia-southeast2): basis data, dokumen, dan rahasia.
Setiap permintaan mencatat model mana yang melayaninya dan di wilayah mana ia diproses. Laporan residensi menunjukkannya per bulan dan per departemen.
Pemisahan antar pelanggan
- Setiap baris data membawa identitas pelanggannya, dan basis data menolak baris yang tidak cocok (row-level security).
- Website, Genba Admin, dan ruang kerja pelanggan berjalan sebagai layanan terpisah dengan login basis data masing-masing.
- Setiap rilis diuji dengan permintaan lintas pelanggan yang harus selalu gagal.
Hak akses
- Masuk hanya dengan akun perusahaan (Google Workspace atau Microsoft Entra ID). Tidak ada kata sandi Genba.
- Tolak secara bawaan: grup hanya menjangkau skill, model, dan koleksi yang diberikan kepadanya.
- Data berlabel RAHASIA tidak pernah dikirim ke model cloud. Pada paket dihosting, data itu ditolak.
Ledger audit
Setiap kejadian, termasuk penolakan, dicatat dalam rantai hash per pelanggan yang tidak dapat diubah. Auditor dapat memeriksa ulang setiap hash dengan alat SHA-256 apa pun, tanpa akses ke Genba.
Apa yang dapat dilihat staf Cloud Ace
- Secara bawaan: konfigurasi dan metadata (status, waktu, model), tidak pernah isi permintaan, jawaban, atau dokumen.
- Akses darurat memerlukan alasan, persetujuan staf kedua, berlaku paling lama 24 jam, dan tercatat di ledger Anda.
- Tidak ada fitur "masuk sebagai pengguna".
Sertifikasi
Cloud Ace menjalankan praktik ISO 27001. Genba sendiri belum disertifikasi. Uji penetrasi eksternal dilakukan sebelum peluncuran.